kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Pemerintah mulai hitung aset Inalum


Jumat, 22 Oktober 2010 / 14:30 WIB
ILUSTRASI. Baliluna Retro


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Lawatan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa ke Jepang akhir pekan lalu tak sia-sia. Dari kunjungan ke Negeri Sakura itu, pemerintah telah mendapat titik terang mengenai masa depan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Rencananya, akhir bulan ini, pemerintah akan memulai perundingan untuk mengambil alih saham Inalum. "Tapi belum masuk substansi. Baru tahapan menghitung total aset Inalum," kata Hatta, Jumat (22/10).

Pemerintah belum memutuskan apakah akan mengambil alih seluruh saham milik Nippon Asahan Aluminium Co. Ltd. (NAA) itu. Asal tahu saja, NAA menguasai 58,88% saham Inalum. Sisanya, sebesar 41,12% dipegang oleh pemerintah.

Sekedar menyegarkan ingatan, proyek Inalum dimulai sejak 1975. Kerjasama ini akan berakhir 2013 mendatang. Pemerintah berencana membeli saham milik NAA tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×