kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Pemerintah mulai hitung aset Inalum


Jumat, 22 Oktober 2010 / 14:30 WIB
ILUSTRASI. Baliluna Retro


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Lawatan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa ke Jepang akhir pekan lalu tak sia-sia. Dari kunjungan ke Negeri Sakura itu, pemerintah telah mendapat titik terang mengenai masa depan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Rencananya, akhir bulan ini, pemerintah akan memulai perundingan untuk mengambil alih saham Inalum. "Tapi belum masuk substansi. Baru tahapan menghitung total aset Inalum," kata Hatta, Jumat (22/10).

Pemerintah belum memutuskan apakah akan mengambil alih seluruh saham milik Nippon Asahan Aluminium Co. Ltd. (NAA) itu. Asal tahu saja, NAA menguasai 58,88% saham Inalum. Sisanya, sebesar 41,12% dipegang oleh pemerintah.

Sekedar menyegarkan ingatan, proyek Inalum dimulai sejak 1975. Kerjasama ini akan berakhir 2013 mendatang. Pemerintah berencana membeli saham milik NAA tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×