kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Pemerintah minta pengertian PKS soal BBM


Selasa, 04 Juni 2013 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo mengatakan, keputusan Indonesia untuk menyetop ekspor bahan mentah nikel membuat banyak negara maju mengamuk.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Beberapa hari terakhir ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara terang-terangan menyampaikan penolakan atas rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Bahkan partai dakwah tersebut sudah memasang spanduk di berbagai sudut Ibu Kota mengenai sikap penolakannya tersebut.

Menanggapi hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meminta agar semua pihak bersama-sama mengerti soal kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini. Ia mengajak semua pihak baik masyarakat, maupun partai politik untuk mengerti bahwa kenaikan harga BBM bertujuan untuk kepentingan jangka panjang ekonomi Indonesia.

"Kita meminta pengertian dari semua pihak, termasuk parpol (PKS). Sehingga belum bisa yang tidak setuju kita tinggalkan, karena sekarang belum final," ujar Jero di Kantor Presiden, Selasa (4/6).

Jero mengatakan, ia yakin PKS akan setuju dengan pemerintah soal kenaikan harga BBM. Bahkan Jero mengatakan, terkait rencana pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), sebaiknya disetujui oleh semua parpol termasuk PKS. Jika ditolak, maka tidak menolong rakyat kurang mampu. "Jadi tidak ada partai yang tidak mau memproteksi rakyat miskin," jelas Jero.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×