kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Pemerintah mengakui kasus Papua sangat sensitif


Senin, 11 Juni 2012 / 11:51 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Toyota Kijang Innova sudah ramah kantong untuk generasi ini


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan permasalah yang terjadi di Papua sangat sensitif. Karena itu dia bilang, pemerintah bertindak sangat hati-hati dalam menangani aksi penembakan di Papua.

Pramono mengaku pemerintah telah melakukan berbagai pendekatan dalam menyelesaikan konflik di Papua. Diantaranya melalui pendekatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, dia mengatakan, pendekatan ekonomi ini tidak bisa dilakukan dengan cepat.

Selain dia bilang, pemerintah juga memberikan kebijakan otonomi daerah kepada Papua. Kebijakan ini membuat Papua hanya dipimpin oleh warganya sendiri dan bukan dari luar. "Sebetulnya otonomi khusus ini sudah berjalan, hanya saja memang di dalam pelaksanaannya, masih belum bisa terealisasi dengan cepat," kata Purnomo dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Senin (11/6).

Dalam penyelesaian aksi kekerasan, pemerintah juga telah melakukan penyelidikan. Pemerintah juga sudah menerjunkan anggota Badan Intelijen Daerah.

Seperti diketahui, aksi penembakan kembali marak di Papua. Pemerintah bahkan menyatakan kondisi keamanan di Papua masih labil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×