kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS702.000 -0,57%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Pemerintah masih pikir-pikir tawaran pinjaman penanggulangan bencana dari IMF


Jumat, 26 Oktober 2018 / 17:34 WIB

Pemerintah masih pikir-pikir tawaran pinjaman penanggulangan bencana dari IMF
ILUSTRASI. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah masih membahas tawaran pinjaman yang disampaikan bank dunia dan International Monetary Fund (IMF) untuk dampak bencana di Sulawesi Tengah.

Pinjaman tersebut ditawarkan untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Sulteng. Proses tersebut dinilai membutuhkan dana hingga triliunan rupiah.


"Bank dunia dan IMF itu masih sifatnya tawaran ke pemerintah Indonesia untuk rekonstruksi dan rehabilitasi," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers, Jumat (26/10).

Saat ini tawaran tersebut masih dalam tahap pembahasan. Pembahasan dilakukan oleh berbagai Kementerian dan Lembaga (K/L).

Selain tawaran pinjaman, ada pula janjian bantuan dari sejumlah negara untuk pemulihan Sulteng. Sutopo bilang terdapat US$ 11,6 juta, € 3 juta, dan AU$ 500.000 dana bantuan yang dijanjikan sejumlah negara sahabat kepada Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Negara yang berjanji memberikan bantuan tersebut antara lain adalah Korea Selatan, China, Uni Eropa (UE), Venezuela, Jerman, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Australia.

Namun, bantuan yang masuk ke rekening BNPB saat ini masih sedikit. "Dana yang masuk ke rekening BNPB saat ini baru mencapai Rp 25 miliar," terang Sutopo.

Angka tersebut merupakan bantuan luar negeri yang diterima BNPB. Bantuan tersebut ada yang berasal dari lembaga negara dan adanlula yang berasal dari perseorangan.

Dana tersebut diungkapkan oleh Sutopo dapat digunakan selama masa transisi darurat. Selain dana bantuan, BNPB juga masih dapat menggunakan dana siap pakai sebesar Rp 750 miliar yang terdapat di Kementerian Keuangan (Kemkeu).


Reporter: Abdul Basith
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0587 || diagnostic_web = 0.2986

Close [X]
×