kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Pemerintah masih memantau dampak penyebaran virus corona terhadap impor dari China


Kamis, 13 Februari 2020 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah masih memantau dampak penyebaran virus corona terhadap impor dari China. KONTAN/Baihaki/3/1/2020


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah masih memantau dampak penyebaran virus corona (CONVID-19) terhadap impor dari China.

Pada awal Februari 2020 terlihat penurunan impor Indonesia dari China. Meski begitu, bea cukai belum bisa memastikan penurunan tersebut dikarenakan berkembangnya penyebaran virus korona.

Baca Juga: Penurunan impor dari China bisa jadi bahaya bagi Indonesia

"Penurunan impor yang terjadi kami melihat lebih merupakan adanya penurunan kegiatan dalam masa imlek," ujar Direktur Kepabeanan Internasional Dan Antar Lembaga Bea dan Cukai Syarif Hidayat saat konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Kamis (13/2).

Berdasarkan data bea cukai, pada minggu kelima Januari 2020 terjadi penurunan impor dari China sebesar 39,6% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019. Meski begitu Syarif memastikan hal tersebut tidak berkaitan dengan virus korona.

Pasalnya penurunan impor disebabkan oleh lonjakan impor sejumlah komoditas di bulan Januari. Penurunan juga masih terjadi pada minggu pertama Februari 2020.




TERBARU

[X]
×