kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah janji perbaiki pertumbuhan ekonomi


Rabu, 05 November 2014 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). Bidik Perolehan Laba Tahun Ini, Smartfren (FREN) Siapkan Capex Rp 3 Triliun


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menurun. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal III tahun 2014, ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh 5,01% saja.

Laju pertumbuhan ekonomi ini, merupakan yang terendah sejak 2009 yang lalu. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mengakui bahwa ekonomi Indonesia pada tahun ini memang dalam tekanan berat.

"Tapi itu sudah terjadi, dan kemungkinan semester IV kami juga tidak bisa banyak melakukan sesuatu karena waktu yang tersisa," kata Sofyan di Jakarta Rabu (5/11).

Meskipun memiliki keterbatasan waktu, Sofyan mengatakan bahwa pemerintah tidak akan diam. Pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin untuk kembali menggenjot sumber- sumber pertumbuhan ekonomi, seperti; investasi dan pengeluaran pemerintah.

"Pemerintah akan melakukan apa yang bisa dilakukan di sisa bulan- bulan ini," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×