kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah Intensifkan Kerjasama Bilateral Indonesia-Uni Eropa


Rabu, 26 Mei 2010 / 15:06 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Tri Adi

YOGYAKARTA. Pemerintah mengintensifkan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Uni Eropa. Untuk itu, pertemuan bilateral dilakukan di sela-sela forum Asia Europe Meeting (ASEM).

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Armida S.Alisyahbana. Sementara dari Eropa, langsung dipimpin Komissioner Uni Eropa Andris Piebags.

Direktur Kerjasama Wilayah Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Dian Wirengjurit mengatakan, dalam pertemuan bilateral, akan dibahas isu yang telah disepakati kedua pihak. “Agenda yang sudah disepakati antara lain mengevaluasi proyek kerjasama yang telah berjalan. Kemudian rencana kerjasama ke depan,” ucap Dian disela pertemuan ASEM Kedua di Yogkarta, Rabu (26/5).

Kerjasama yang dimaksud, lanjut Dian, antara lain bidang pendidikan, kesehatan, kehutanan, dan perdagangan. Kerjasama tersebut terkait adanya program pemberian hibah bagi negara Asia. Uni Eropa menganggarkan 498 juta Euro 2007 hingga 2013.
Mereka punya mekanisme, dalam konteks hibah ada presntasenya negara mana dapat berapa persen tapi mengenai pemantauannya diserahkan kepada delegasi Uni Eropa yang di Jakarta.

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan bilateral yang digelar secara tertutup masih berlaku. Rencananya, usai mengelar pertemuan Menteri PPN Armida S.Alisyahbana akan memberikan keterangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×