kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.060   -17,00   -0,09%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

Pemerintah gelontorkan Rp 10 triliun untuk selamatkan ekonomi dari efek corona


Selasa, 25 Februari 2020 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri Rapat Kerja (Raker) BPPT 2020, Senin (24/2). Pemerintah akan menggelontorkan dana hampir Rp 10 triliun untuk mendongkrak ekonomi dari dampak virus corona. (Kontan/Lidya yuniartha).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

Program Kartu Pra Kerja akan dipercepat untuk sejumlah provinsi yang terdampak yaitu Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau. Airlangga bilang ditargetkan akan mulai berjalan bulan Maret mendatang.

Selain itu, bantuan sosial yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga akan ditambah. KPM akan mendapat Rp 200.000 untuk bantuan sosial atau tambahan Rp 50.000.

Baca Juga: Jokowi dan Trump dijadwalkan lakukan pertemuan, ini topik yang dibahas

"Ini akan diberlakukan selama 6 bulan, diawali bulan Maret 2020 dan kebutuhan anggaran sebanyak Rp 4,56 triliun," ungkap Airlangga.

Terakhir adalah stimulus dalam sektor perumahan. Ada tambahan kebutuhan anggaran sebanyak Rp 1,5 triliun untuk menjadi stimulus bagi perumahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×