kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pemerintah didesak segera realisasikan insentif pajak yang dijanjikan


Kamis, 05 Maret 2020 / 22:40 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan dalam acara 'Indonesia Economic and Investment Outlook 2020' di Jakarta, Senin (17/2/2020). Menkeu menyampaikan kebijakan pemerintah tentang insentif fiskal untuk mendorong investasi yang beberapa


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet mengatakan, pemerintah perlu segera merealisasikan insentif yang dijanjikan pemerintah.

"Efek psikologis dari masyarakat jika telat dieksekusi menjadi tanda tanya," kata Yusuf ketika dihubungi, Kamis (5/3).

Baca Juga: Pemerintah kucurkan insentif pajak, begini komentar pengamat

Yusuf mengatakan, belum terealisasikannya insentif itu juga akan berpengaruh pada pengusaha. Ia mengatakan, jika insentif belum diterbitkan maka diyakini akan menghambat pelaku usaha dalam merencanakan bisnisnya ke depan.

Lebih lanjut, Yusuf meminta agar pemerintah melakukan pemetaan siapa saja pengusaha yang benar-benar memerlukan insentif.

Baca Juga: Sri Mulyani kembali bocorkan jenis insentif pajak untuk dongkrak pertumbuhan ekonomi

Yang terang, Yusuf menilai industri strategis yang perlu mendapat insentif tersebut. "Hati-hati, perlu menyisir. Jangan sampai kebablasan," ujar dia.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjanjikan senjumlah insentif pajak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan wabah virus corona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×