kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Pemerintah China klaim UMK-nya 8x dari RI


Senin, 02 Mei 2016 / 16:22 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah China menepis tudingan banyaknya tenaga kerja mereka yang datang ke Indonesia. Tudingan itu, mencuat setalah meningkatnya investasi asal negeri asal olahraga kung fu itu ke Indonesia.

Namun menurut Minister Counselor of Economic and Commercial pada Kedutaan Besar China Wang Liping, sangat tidak rasional jika membawa tenaga kerja ke Indonesia. Sebab, biaya yang dikeluarkan akan semakin besar.

Terlebih, tujuan banyaknya pengusaha asal China yang merelokasi bisnisnya ke Indonesia untuk menghindari upah tenaga kerja di sana yang tinggi. "Upah tenaga kerja China itu delapan kali lebih tinggi dari Indonesia," kata Wang, Senin (2/5) di Jakarta.

Lebih lanjut Wang menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Tanpa diikuti dengan perpindahan tenaga kerja.

Ia menyambut baik berbagai pelayanan yang diberikan pemerintah Indonesia, untuk memfasilitasi perusahaan asal China. Seperti memberikan pelayanan izin investasi dalam tga jam, serta dibuatnya desk khusus pelayanan bagi investor asal China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×