kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.938   -104,00   -0,58%
  • IDX 6.363   43,40   0,69%
  • KOMPAS100 838   6,34   0,76%
  • LQ45 637   1,54   0,24%
  • ISSI 220   2,08   0,96%
  • IDX30 358   0,56   0,16%
  • IDXHIDIV20 437   -1,63   -0,37%
  • IDX80 96   0,58   0,61%
  • IDXV30 120   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 114   0,20   0,17%

Pemerintah cabut enam izin perusahaan perikanan


Senin, 22 Juni 2015 / 12:42 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan memutuskan untuk mencabut ijin enam perusahaan kakap yang bergerak di sektor perikanan. Tiga dari enam perusahaan yang izinnya dicabut tersebut, antara lain; PT Mabiru Industries, PT Pusaka Bejina Resouces (PBR) dan PT Dwikarya.

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan, pencabutan izin dilakukan karena perusahaan- perusahaan tersebut diduga oleh pemerintah telah terlibat dalam kejahatan pencurian ikan di perairan Indonesia. Bukan hanya itu saja, mereka juga diduga terlibat dalam praktik perbudakan dan penggelapan pajak.

"Hari ini saya laporkan pencabutan ini ke Presiden pencabutan tersebut," kata Susi usai menemui Presiden Jokowi di Kantor Kepresidenan Senin (22/6).

Susi menyatakan, selain mencabut ijin pihaknya juga telah menyita sekitar 20 ribu ton ikan dari ke enam perusahaan kakap tersebut. Selanjutnya, ikan- ikan tersebut akan dilelang oleh pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×