kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Pemerintah berhati-hati tentukan harga baru elpiji


Kamis, 12 Agustus 2010 / 13:45 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah bersikap hati-hati dalam memutuskan harga baru untuk elpiji ukuran tabung 3 kilogram. Hingga kini, pemerintah masih belum selesai membahas masalah tersebut.

Usai rapat koordinasi dengan Wakil Presiden Boediono, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan, pemerintah masih mengkaji masalah tersebut. "Menyelesaikan masalah ini perlu kehati-hatian jangan sampai ada masalah baru," katanya, Kamis (12/8).

Masalah harga elpiji ukuran tabung 3 kg yang lebih murah dari tabung 12 kg dianggap menjadi pemicu banyaknya kasus ledakan. Sebab, perbedaan harga ini mendorong orang melakukan penyuntikan dari tabung elpiji 3 kg ke 12 kg.

Pemerintah sendiri berencana menghapus disparitas harga tersebut. Yang jelas, Agung berjanji apa pun keputusan pemerintah untuk mengatasi masalah disparitas itu tidak akan membebani masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×