kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Pemerintah berharap defisit transaksi mengecil


Rabu, 02 Oktober 2013 / 14:38 WIB
ILUSTRASI. Mudah, Ini 3 Cara Transfer ke Sesama DANA hingga Bank


Reporter: Margareta Engge Kharismawati |

JAKARTA. Surplus neraca perdagangan yang terjadi di Agustus membuat pemerintah optimis current account deficit (CDA) atawa transaksi berjalan disinyalir bisa ditekan hingga di bawah 3% pada triwulan III 2013.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Chatib Basri di Jakarta, Rabu (2/10). "Bisa mudah-mudahan. Kita lihat perkembangannya," ujar Chatib.

Seperti diketahui, neraca perdagangan Indonesia di Agustus surplus US$ 132,4 juta. Ini karena nilai impor yang turun drastis, yakni 25,2% menjadi US$ 13,03 miliar.

Lebih lanjut, Chatib menjelaskan bahwa defisit transaksi berjalan pasti akan mengempis dibanding triwulan II 2013 yang menembus 4,4% dari PDB Indonesia atau sebesar US$ 9,8 miliar.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memprediksi defisit transaksi berjalan di triwulan III tidak akan di bawah 3%. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan defisit transaksi berjalan memang akan membaik di triwulan III.

Namun, tidak akan di bawah 3% dari PDB. Perbaikan ini karena neraca perdagangan yang mengalami surplus.

"Masih di atas 3%. Yang jelas di bawah 4%," tandas Perry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×