kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Pemerintah belum putuskan penggunaan pesawat dalam evakuasi WNI di Hubei


Jumat, 31 Januari 2020 / 14:20 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia belum memutuskan penggunaan pesawat dalam rencana evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Provinsi Hubei, China.

Asal tahu saja sebelumnya Hubei diisolasi oleh pemerintah China sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus korona. Sementara terdapat 243 WNI yang berada di pusat penyebaran virus tersebut termasuk kota Wuhan.

Baca Juga: Hindari corona, pekerja dari Wuhan dilarang kembali bekerja di proyek KA Malaysia

Setelah Presiden Joko Widodo memutuskan agar segera melakukan evakuasi, Kementerian dan Lembaga (K/L) hingga kepala daerah seperti yang tertuang dalam Inpres 4 tahun 2019 melakukan koordinasi. Panglima TNI pun menyatakan kesiapan untuk melakukan penjemputan.

"Panglima TNI mengatakan siap kalau TNI dikerahkan untuk menjemput. Tapi belum ada keputusan apakah akan pakai pesawat TNI atau sipil," ujar Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman kepada wartawan, Jumat (31/1).

Penggunaan pesawat menentukan lama waktu penjemputan. Guna menjemput 243 WNI di Hubei akan membutuhkan 3 pesawat Hercules milik TNI.

Baca Juga: Begini dampak virus corona terhadap pergerakan mata uang Asia

"Kalau pakai Hercules bisa pakai 3 buah. Satu kali penerbangan. Pesawat sipil satu kali penerbangan," terang Fadjroel.




TERBARU

[X]
×