kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah antisipasi bencana kekeringan


Selasa, 12 September 2017 / 18:31 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas kabinet tentang Penanggulangan Kekeringan, Selasa (12/9) sore. Menyusul sejumlah wilayah di Indonesia sudah mulai dilanda kekeringan.

Bukan hanya itu saja, rapat juga digelar karena BMKG memperingatkan musim hujan baru akan berlangsung Oktober sampai November mendatang.

Jokowi bilang, walau tingkat kekeringan kemungkinan besar tidak akan separah 2015, jajarannya dan pemerintah daerah dimintanya tetap waspada.

"Lihat kondisi di lapangan, tanggulangi, langkah jangka pendek saya minta bantuan pasokan air bersih bagi masyarakat yang terkena dampak kekeringan," katanya.

Kedua, Jokowi juga minta agar pasokan air untuk irigasi pertanian tetap dijaga. Jokowi bilang, pembangunan bendungan, waduk serta embung yang dilakukan pemerintah dua tahun belakangan dirasakannya akan membantu upaya tersebut.

Ketiga, intensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut. "Saya juga minta ketersediaan stok makanan juga dijaga sehingga tidak terjadi kelangkaan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×