kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.725   57,00   0,32%
  • IDX 6.040   -54,71   -0,90%
  • KOMPAS100 793   -11,21   -1,39%
  • LQ45 608   -8,01   -1,30%
  • ISSI 212   -1,87   -0,87%
  • IDX30 348   -4,42   -1,25%
  • IDXHIDIV20 433   -6,26   -1,43%
  • IDX80 92   -1,21   -1,30%
  • IDXV30 120   -1,26   -1,04%
  • IDXQ30 113   -1,92   -1,67%

Pemerintah akan terbitkan diaspora bond untuk ritel pada semester II 2020


Kamis, 30 Januari 2020 / 15:32 WIB
Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Loto Srinaita Ginting pada acara peluncuran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri 016 di SCBD, Jakarta, Rabu (2/10).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, Loto menyebut, telah ada sejumlah calon mitra distribusi (midis) yang akan segera mengikuti  pilot project penjualan diaspora bond dalam waktu dekat ini. Setidaknya sudah tercatat sebanyak 14 midis, terdiri dari 8 bank, 3 perusahaan efek, dan 3 perusahaan tekfin. 

Mengenai nilai minimal pembelian diaspora bond, Loto mengaku pemerintah belum memfinalisasinya. Namun secara struktur, instrumen diaspora bond akan mirip dengan Saving Bond Ritel (SBR) terutama pada bentuknya yang hanya dapat dipegang sampai jatuh tempo (untradable)

Baca Juga: Global bond perdana milik pemerintah tahun ini dirilis dalam dolar AS dan euro

“Untuk minimalnya (nilai penjualan) sebenarnya belum difinalkan tetapi kami melihat sepertinya sebesar Rp 1 juta juga cukup baik, sama seperti minimal pembelian SBN Ritel yang sudah ada,” tutur Loto. 

Loto juga menyebut pemerintah belum akan memasang target penjualan diaspora bond yang akan diterbitkan nantinya. Sebab, pemerintah masih akan fokus memastikan sistem penjualan dapat berjalan lancar dan mampu memenuhi kebutuhan investor diaspora terlebih dahulu. 

“Yang penting sistemnya bisa berjalan dulu sehingga kita belum akan pasang target berapa jumlah investornya atau nilai penjualannya,” tandas Loto. 

Baca Juga: Pemerintah terbitkan global bond perdana di 2020 dalam dolar AS dan euro

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×