kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemecatan Rudi di Bank Mandiri langkah yang tepat


Kamis, 15 Agustus 2013 / 12:31 WIB
ILUSTRASI. Perajin tempe menunjukkan kacang kedelai saat melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Sentra Produksi Tempe, Cimanggis, Depok, Jawa Barat,


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi XI, Harry Azhar Azis, mengapresiasi tindakan cepat Menteri Negara Badan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yang mencopot Rudi Rubiandini sebagai Komisaris PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Menurut Harry, tindakan Dahlan menunjukkan kesigapan pemerintah dalam menyikapi persoalan hukum yang membelit salah satu pemegang posisi penting dalam industri perbankan tersebut. "Ini langkah tepat, apalagi menyangkut Bank BUMN yang besar," kata Harry saat dihubungi KONTAN, Kamis (15/8).

Harry menambahkan, kemungkinan adanya penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan Rudi menyangkut posisinya sebagai Komisaris Bank Mandiri.

Walaupun ia mengakui, kasus terakhir kecenderungannya lebih disebabkan posisi Rudi sebagai Kepala SKK Migas. "Tetapi saya kira KPK tetap harus menyelidiki segala kemungkinan," imbuh Politisi Partai Golkar tersebut.

Sebelumnya, Meneg BUMN Dahlan Iskan memastikan Rudi  telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Komisaris Bank Mandiri. Rudi yang diangkat menjadi Komisaris pada 2 April 2013, resmi diberhentikan Rabu kemarin (14/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×