kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pekerja pertanian susut, dorong ke arah mekanisasi


Kamis, 09 November 2017 / 12:14 WIB


Reporter: Siti Rohmatulloh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) umumkan jumlah pekerja di bidang pertanian semakin menyusut. Inovasi diperlukan untuk mengundang minat pekerja di sektor pertanian.

Berdasarkan data yang dirilis BPS per Agustus 2017 hanya ada 35,9 juta pekerja di pertanian. Jumlah ini berkurang dari tahun sebelumnya yang berjumlah 37,8 juta pekerja. Penurunan ini justru berdampak positif.

Menurut Gatot Irianto, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian melalui pesan singkat, Kamis (9/11) penurunan jumlah pekerja ini berdampak positif karena dapat mempercepat mekanisasi.

Dia bilang ini berimplikasi pada peningkatan daya saing komoditas pertanian sehingga industrialisasi pertanian dapat dipercepat.

"Indikasinya terlihat dari munculnya entrepreneur pertanian yang berorientasi ekspor makin banyak," ujar Gatot.

Menurutnya, entrepreneur tersebut menginspirasi petani-petani Indonesia.

Gatot menambahkan, sektor pertanian harus padat teknologi dan inovasi agar margin usahanya kompetitif dan berkelanjutan dibandingkan sektor industri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×