kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pekerja pertanian susut, dorong ke arah mekanisasi


Kamis, 09 November 2017 / 12:14 WIB


Reporter: Siti Rohmatulloh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) umumkan jumlah pekerja di bidang pertanian semakin menyusut. Inovasi diperlukan untuk mengundang minat pekerja di sektor pertanian.

Berdasarkan data yang dirilis BPS per Agustus 2017 hanya ada 35,9 juta pekerja di pertanian. Jumlah ini berkurang dari tahun sebelumnya yang berjumlah 37,8 juta pekerja. Penurunan ini justru berdampak positif.

Menurut Gatot Irianto, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian melalui pesan singkat, Kamis (9/11) penurunan jumlah pekerja ini berdampak positif karena dapat mempercepat mekanisasi.

Dia bilang ini berimplikasi pada peningkatan daya saing komoditas pertanian sehingga industrialisasi pertanian dapat dipercepat.

"Indikasinya terlihat dari munculnya entrepreneur pertanian yang berorientasi ekspor makin banyak," ujar Gatot.

Menurutnya, entrepreneur tersebut menginspirasi petani-petani Indonesia.

Gatot menambahkan, sektor pertanian harus padat teknologi dan inovasi agar margin usahanya kompetitif dan berkelanjutan dibandingkan sektor industri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×