kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

PDIP tetap ingin jatah duta besar untuk Italia


Rabu, 24 Agustus 2011 / 12:40 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Giant periode 6-9 November 2020 menawarkan diskon produk-produk harian mulai dari 10% - 30%. Gerai supermarket Giant. KONTAN/Muradi/2019/01/24


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap meminta jatah duta besar Indonesia untuk Italia. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa memilih calon lain dari partainya.

Sebelumnya, Muhammad Prakoso, calon dari PDIP yang diusulkan SBY sebagai calon duta besar untuk Italia mengundurkan diri. Dia beralasan masih ingin fokus pekerjaannya sebagai Ketua Badan Kehormatan DPR dan anggota Komisi IV DPR.

Taufiq mengatakan, PDIP mempunyai calon pengganti Prakoso. Sayang, Taufiq belum mau menyebutkannya. "Sudah ada," tegasnya, Rabu (24/8).

Taufik menyatakan, PDIP itu tidak akan pernah menolak jika ditawarkan menjadi duta besar. Malahan, dia bilang, PDIP sangat senang kalau presiden memberikan jatah dua calon duta besar. “PDI Perjuangan nggak nolak, kalau bisa minta satu lagi,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×