kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

PDI-P bantah hubungan Jokowi-Megawati tak harmonis


Selasa, 21 Juli 2015 / 16:30 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menampik jika hubungan Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo disebut tidak harmonis. Menurut Basarah, keduanya belum bertemu dan bersilaturahim secara langsung pasca Hari Raya Idul Fitri karena memiliki kesibukan yang berbeda. 

"Sebenarnya tidak ada persoalan antara Bu Mega dan Pak Jokowi," kata Basarah, melalui pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (21/7). 

Basarah mengatakan, Megawati memang tidak mengadakan acara open house seperti tokoh nasional lain pada Hari Raya Idul Fitri. Meski demikian, Megawati tetap kedatangan tamu dari berbagai kalangan yang ingin menjadikan momentum lebaran untuk bersilaturahim. 

"Karena Bu Mega tidak mengadakan open house itulah maka Presiden Jokowi memilih melaksanakan shalat Idul Fitri dan Lebaran hari pertama dengan masyarakat Aceh," ujarnya. 

Anggota Komisi III DPR RI ini melanjutkan, setelah berlebaran di Aceh dan Solo, ia yakin Jokowi akan menemui Megawati untuk bersilaturahim. Ia merasa tidak ada yang perlu dipermasalahkan jika Jokowi tidak menemui Megawati pada hari pertama Lebaran. 

"Saya kira Bulan Syawal sebagai bulan baik untuk saling memaafkan. Masih cukup panjang waktunya, dengan demikian tidak perlu ada yang dirisaukan apalagi dibesar-besarkan hanya karena Pak Jokowi belum berlebaran dengan Bu Mega," kata Basarah. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×