kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Pasca penembakan, pemerintah kirim tim untuk melindungi WNI di Selandia Baru


Jumat, 15 Maret 2019 / 16:11 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengecam aksi penembakan yang terjadi di Selandia Baru. Ia mengatakan pemerintah Indonesia mengecam aksi terorisme tersebut. Saat ini pemerintah juga tengah mengirim tim untuk melindungi WNI di sana.

Seperti diketahui, penembakan tersebut terjadi saat solat Jumat di Masjid Al-Noor. Hingga saat ini belum diketahui motif penembakan tersebut.
"Terlepas siapa pelakunya, kita sangat mengecam aksi seperti itu," Jokowi dalam siaran pers, Jumat (15/3).

Jokowi menyatakan telah mendapat laporan mengenai penembakan tersebut. Namun, masih belum diketahui berapa banyak warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyatakan duka cita bagi korban penembakan. Ia telah memerintahkan agar pihak Indonesia langsung mencari data mengenai WNI dalam kejadian tersebut.

"Tim perlindungan WNI dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sedang menuju ke lokasi," terang Jokowi.

Jokowi juga meminta WNI di Selandia Baru tetap berhati-hati dan waspada. Terkonfirmasi bahwa ada hingga saat ini terdapat 40 orang tewas akibat kejadian tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×