kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Pasar diprediksi mulai stabil, diaspora bond akan lebih menarik terbit tahun depan


Minggu, 13 Desember 2020 / 16:04 WIB
Pasar diprediksi mulai stabil, diaspora bond akan lebih menarik terbit tahun depan
ILUSTRASI. Rencananya, pemerintah akan melepas diaspora bond pada semester II tahun 2021.


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan rencana penerbitan obligasi diaspora atau diaspora bond tahun ini ditunda. Rencananya, pemerintah akan melepas diaspora bond pada semester II tahun 2021.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menilai, penundaan penerbitan diaspora bond karena pendanaan pemerintah tahun ini sudah tercukupi.

“Tercukupinya kebutuhan pendanaan pemerintah terindikasi dari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani, terkait pengalihan pendanaan untuk public goods ke tahun 2021. Sehingga mungkin obligasi ini lebih diperlukan di tahun depan,” kata Josua saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (13/12).

Baca Juga: Prospek investasi obligasi tahun 2021 diramal masih menarik

Dengan tingginya penyerapan pendanaan yang sudah mencapai 89,33% hingga Oktober 2020, kata Josua, pemerintah cenderung akan mengalihkan rencana penerbitan diaspora bond ke tahun depan.

Tahun depan, ketika volatilitas pasar keuangan global sudah semakin stabil, diaspora bond malah akan menarik bagi para warga negara Indonesia di luar negeri. “Karena bunganya akan relatif tinggi dan diiringi dengan pergerakan rupiah yang stabil,” ujarnya.

Josuan menyarankan pemerintah melakukan sosialisasi dengan gencar diaspora bond tersebut agar mampu terserap oleh WNI yang paham dan mampu membeli obligasi ini.

Selanjutnya: Pemerintah telah menjual total Rp 397,56 triliun SUN ke BI untuk burden sharing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×