kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Partai Buruh akan Umumkan Capres pada Juli-Agustus 2023


Senin, 01 Mei 2023 / 23:18 WIB
Partai Buruh akan Umumkan Capres pada Juli-Agustus 2023
ILUSTRASI. Presiden Partai Buruh Said Iqbal, memimpin massa simpatisan


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, partainya bakal memutuskan calon presiden (capres) pilihan sekitar bulan Juli-Agustus 2023.

Diketahui, sejauh ini, ada empat nama bakal calon presiden (bacapres) yang muncul dalam Rakernas Partai Buruh, yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Said Iqbal, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan wartawan senior Najwa Shihab.

"Partai Buruh akan memutuskan sekitar Juli atau Agustus siapa capres. Berbahagialah capres yang didukung Partai Buruh, kami punya captive market 10 juta. Dengan keluarga satu istri atau satu suami dan satu anak, (suaranya menjadi) 24 juta," kata Said dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta, Senin (1/5/2024).

Baca Juga: Presiden KSPI Menyatakan akan All Out Mendukung Ganjar Pranowo

Ia menyampaikan, pemilihan capres akan melalui tiga tahapan. Tahap pertama yang sudah berlangsung adalah rakernas, yang memunculkan empat nama bacapres.

Di tahap kedua, Partai Buruh akan melakukan konvensi, salah satunya dengan menyebar kuesioner melalui pesan instan WhatsApp untuk memilih satu dari empat nama yang diusulkan dalam rakernas.

Kemudian, di tahap terakhir, ada rapat presidium untuk menentukan nama capres oleh 11 organisasi pendiri pelanjut Partai Buruh.

"Setelah rakernas, nanti masuk di konvensi. Nanti ada panel buruh besar 10 kampus ternama berbagai disiplin ilmu, kemudian ada kuesioner 100.000 sampai 1 juta ke buruh. Kami punya anggota 10 juta, pakai WA cukup, enggak pakai lembaga survei," ucap dia.

"Ditanya dari empat nama ini, Ganjar Pranowo, Said Iqbal, Anies Baswedan, Najwa Shihab, siapa yang mau dipilih," imbuh Iqbal.

Iqbal pun memastikan, pihaknya tidak akan berkoalisi dengan partai politik yang mendukung Omnibus Law Cipta Kerja, termasuk dengan capres yang didukung melalui koalisi partai tersebut.

Baca Juga: Titik Lokasi Ini Akan Dipadati 50.000 Buruh Saat Gelar Demo May Day

"Tolong diingat, bahkan kami menyebutnya haram hukumnya Partai Buruh berkoalisi dengan parpol yang pro UU Cipta Kerja. Tidak mungkin Partai Buruh berkoalisi dengan parpol yang mendukung UU Cipta Kerja," jelas dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Partai Buruh Bakal Umumkan Capres pada Juli-Agustus 2023"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×