kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pacu minat swasta, PUPR bikin PPP Center


Jumat, 02 September 2016 / 19:33 WIB
Pacu minat swasta, PUPR bikin PPP Center


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuat pusat layanan kerjasama swasta pemerintah atau Public Private Partnership (PPP) Center. Ini untuk memudahkan investor mencari proyek infrastruktur yang bisa didanai pihak swasta.

Direktur Jenderal Bina konstruksi Kementerian PUPR Yusid Toyib menerangkan, pembangunan infrastrutur merupakan fokus perhatian pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sedangkan pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) punya keterbatasan dana untuk merealisasikan seluruh proyek infrastruktur.

Oleh karena itu, pemerintah ingin mengajak investor swasta lebih aktif di proyek infrastruktur. "Kebutuhan infrastruktur Indonesia sangat tinggi. Jangan dulu bilang 'tidak' bagi swasta yang ingin membangun infrastruktur," ujar Yusid, Jumat (2/9).

Belum ada jenis proyek khusus yang ditargetkan, namun Yusid berharap proyek tersebut mengena pada kebutuhan masyarakat. "Misalnya mengolah air, sampah, atau apapun untuk dijadikan energi. Jadi kita harus bersinergi dengan kementerian ESDM juga," tutur Yusid.

Berdasar data BAPPENAS, jumlah kebutuhan pendanaan infrastruktur bidang ke-PUPR-an sebanyak Rp 1.915 triliun. Padahal total pendanaan dari APBN bagi Kementerian PUPR yang hanya Rp 1.289 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×