kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Ombudsman kunjungi rumah petugas KPPS yang meninggal pasca pemilu


Kamis, 25 April 2019 / 22:15 WIB
Ombudsman kunjungi rumah petugas KPPS yang meninggal pasca pemilu


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BEKASI. Ombudsman berkunjung ke rumah salah satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pasca pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) Abdul Rahimdi di Kelurahan Jatibening, Pondok Gede, Bekasi.

“Ombudsman RI ingin menyampaikan rasa simpati dan apresiasi kepada petugas KPPS sebagai garda terdepan pelayanan publik dalam penyelenggaraan Pemilu,” kata Wakil Ketua Ombudsman, Lely Pelitasari Soebekty dalam siaran persnya, Kamis (25/4).

Seperti diketahui, para petugas KPPS mengalami kelelahan fisik selama proses penyelenggaraan Pemilu. Mulai dari persiapan TPS, pendataan pemilih, pendistribusian surat suara, pelaksanaan pemungutan suara, penghitungan suara hingga rekap hasil penghitungan suara.

“Ombudsman RI sebagai lembaga pengawas eksternal terus mencermati aspek layanan publik dalam proses Pemilu, untuk selanjutnya memberikan masukan atau perbaikan kepada KPU dan Bawaslu,” ucap dia.

Menurut data KPU per tanggal 24 April 2019, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia pada saat proses Pemilu tercatat sebanyak 144 petugas meninggal, dan 883 petugas sakit yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×