kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Normalisasi Pasca Idul Fitri, Penjualan Eceran Juni 2023 Diyakini Menurun


Kamis, 11 Mei 2023 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Kinerja Industri Ritel: Suasana sebuah Departemen Store di Jakarta, Senin (27/03/2023). Normalisasi Pasca Idul Fitri, Penjualan Eceran Juni 2023 Diyakini Menurun.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Responden meyakini penjualan ritel pada tiga bulan yang akan datang atau pada Juni 2023, bakal menurun. 

Ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Juni 2023 yang sebesar 129,8 atau lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 149,6.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, mengungkapkan, ini seiring dengan kembali normalnya aktivitas masyarakat setelah hari raya. 

Baca Juga: Sepanjang Tahun Ini, Timah (TINS) Siapkan Belanja Modal Rp 950 Miliar

"Responden menginformasikan akan ada penurunan penjualan pada Juni 2023 karena normalisasi pasca hari besar Idul Fitri 2023," terang Erwin dalam laporannya, Rabu (10/5). 

Erwin mengatakan, secara spasial penurunan IEP terjadi di mayoritas kota, terutama di Semarang (termasuk Purwokerto), Bandung, dan Banjarmasin. 

Selain penjualan tiga bulan yang akan datang, responden juga memperkirakan penjualan enam bulan yang akan datang atau September 2023 bakal menurun. 

Baca Juga: Mayoritas Bursa Asia Melemah Jelang Perilisan Angka Inflasi AS

Ini tercermin dari IEP September 2023 yang sebesar 135,3 atau turun dari 152,7 pada periode sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×