kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Nilai Impor Indonesia pada Februari 2022 Turun 8,64% Menjadi US$ 16,64 Miliar


Selasa, 15 Maret 2022 / 12:28 WIB
Nilai Impor Indonesia pada Februari 2022 Turun 8,64% Menjadi US$ 16,64 Miliar
ILUSTRASI. Impor Indonesia bulan Februari 2022 turun dibanding bulan sebelumnya jadi US$ 16,64 miliar


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai impor Indonesia pada Februari 2022 turun bila dibandingkan dengan posisi pada Januari 2022.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor pada Februari 2022 sebesar US$ 16,64 miliar. Jumlah itu turun 8,64% secara month to month (mtm). Di mana, pada bulan Januari 2022, nilai impor Indonesia sebanyak US$ 18,23 miliar.

“Jadi ekspor bulan Februari ini turun 8,64% mtm bila dibandingkan Januari 2022,” tutur Kepala BPS Margo Yuwono dalam rilis BPS, Selasa (15/3).

Margo memerinci, impor minyak dan gas (migas) pada Januari 2022 tercatat sebesar US$ 2,90 miliar, atau naik 30,19% mtm dari bulan sebelumnya yang sebesar US$ 2,23. Sedangkan untuk impor nonmigas, pada Februari 2022 tercatat sebesar US$ 13,74 miliar, atau turun sebesar 14,05% mtm, dari bulan sebelumnya yang sebesar US$ 15,98 miliar.

Baca Juga: Naik Lagi, Nilai Ekspor Indonesia di Februari 2022 Capai US$ 20,46 Miliar

Akan tetapi, bila dibandingkan dengan bulan Februari 2021 nilai impor pada bulan Febaruari 2022 masih meningkat 25,43% yoy. Kemudian, jika dilihat dari komponen migas dan non migas, Margo mengatakan, secara tahunan mengalami peningkatan.

Untuk impor migas pada Februari 2022 tercatat meningkat sebesar 122,52% yoy atau sebesar US$ 2,90 miliar dari bulan Februari 2021 yang sebesar US$ 1,30 miliar. Sedangkan untuk impor nonmigas juga terjadi peningkatan sebesar 14,84% yoy, atau sebesar US$ 13,74 miliar pada Februari 2022, dari US$ 2,90 miliar pada Januari 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×