kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.773   64,00   0,36%
  • IDX 6.491   -27,60   -0,42%
  • KOMPAS100 846   -2,13   -0,25%
  • LQ45 641   -1,05   -0,16%
  • ISSI 228   -1,14   -0,50%
  • IDX30 359   -0,37   -0,10%
  • IDXHIDIV20 439   0,26   0,06%
  • IDX80 96   -0,20   -0,20%
  • IDXV30 123   0,74   0,61%
  • IDXQ30 114   -0,03   -0,03%

Neraca Pembayaran Indonesia Catat Defisit US$ 7,4 Miliar Pada Kuartal II-2023


Selasa, 22 Agustus 2023 / 11:29 WIB
ILUSTRASI. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) berbalik defisit pada kuartal II-2023.ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) berbalik defisit pada kuartal II-2023, setelah mencatat surplus US$ 6,52 miliar pada kuartal I-2023. 

Bank Indonesia (BI) mencatat, defisit NPI periode April 2023 hingga Juni 2023 tersebut sebesar US$ 7,4 miliar. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, defisit NPI didorong oleh defisit transaksi berjalan juga defisit transaksi modal dan finansial. 

Baca Juga: Kebijakan Moneter The Fed Bakal Longgar, Dukung Penguatan Rupiah Tahun Depan

"Meski, defisit neraca transaksi berjalan dan transaksi modal setra finansial masih terkendali," terang Erwin dalam keterangannya, Selasa (22/8). 

Defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada kuartal II-2023 tercatat US$ 1,9 miliar atau setara 0,5% produk domestik bruto (PDB). 

CAD pada kuartal tersebut didorong oleh penurunan ekspor, sejalan dengan penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. 

Sedangkan defisit transaksi modal dan finansial tercatat US$ 5,0 miliar atau setara 1,4% PDB. Seiring dengan defisit investasi portofolio dan investasi lainnya karena ketidakpastian global yang meningkat. 

Meski demikian, Erwin bilang BI yakin kinerja NPI kuartal II-2023 tetap terjaga dan mampu menopang ketahanan eksternal Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×