kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.898   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.152   -40,49   -0,65%
  • KOMPAS100 793   -3,49   -0,44%
  • LQ45 606   -2,17   -0,36%
  • ISSI 215   -2,33   -1,07%
  • IDX30 336   -1,11   -0,33%
  • IDXHIDIV20 430   -1,48   -0,34%
  • IDX80 91   -0,37   -0,41%
  • IDXV30 117   -0,94   -0,80%
  • IDXQ30 110   -0,09   -0,08%

Neraca Pembayaran Indonesia Catat Defisit US$ 7,4 Miliar Pada Kuartal II-2023


Selasa, 22 Agustus 2023 / 11:29 WIB
ILUSTRASI. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) berbalik defisit pada kuartal II-2023.ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) berbalik defisit pada kuartal II-2023, setelah mencatat surplus US$ 6,52 miliar pada kuartal I-2023. 

Bank Indonesia (BI) mencatat, defisit NPI periode April 2023 hingga Juni 2023 tersebut sebesar US$ 7,4 miliar. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, defisit NPI didorong oleh defisit transaksi berjalan juga defisit transaksi modal dan finansial. 

Baca Juga: Kebijakan Moneter The Fed Bakal Longgar, Dukung Penguatan Rupiah Tahun Depan

"Meski, defisit neraca transaksi berjalan dan transaksi modal setra finansial masih terkendali," terang Erwin dalam keterangannya, Selasa (22/8). 

Defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada kuartal II-2023 tercatat US$ 1,9 miliar atau setara 0,5% produk domestik bruto (PDB). 

CAD pada kuartal tersebut didorong oleh penurunan ekspor, sejalan dengan penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. 

Sedangkan defisit transaksi modal dan finansial tercatat US$ 5,0 miliar atau setara 1,4% PDB. Seiring dengan defisit investasi portofolio dan investasi lainnya karena ketidakpastian global yang meningkat. 

Meski demikian, Erwin bilang BI yakin kinerja NPI kuartal II-2023 tetap terjaga dan mampu menopang ketahanan eksternal Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×