kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Nelson Mandela di mata Menlu Marty Natalegawa


Jumat, 06 Desember 2013 / 10:43 WIB
Extraordinary Attorney Woo.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indonesia melalui Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengutarakan rasa bela sungkawa atas meninggalnya mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela.

"Kita semua merasakan duka yang sangat mendalam atas wafatnya seorang tokoh dan pejuang yang secara teguh dan prinsipil menentang kebijakan apartheid yang keji," ujar Marty dalam siaran persnya, Jumat (6/12/2013).

Marty mengatakan, Nelson Mandela yang juga tokoh antiapartheid ini menjadi inspirasi di seluruh pelosok dunia, khususnya negara berkembang termasuk Indonesia.

"Inspirasi menentang rasisme, kolonialisme dan berbagai bentuk ketidak adilan lainnya," tutur Marty.

Dikabarkan, Nelson Mandela Mandela tutup usia pada umur 95 tahun, Kamis (5/12/2013), di Johannesburg, Afrika Selatan. Wafatnya Nelson diakibatkan nfeksi paru yang tak kunjung sembuh. (Nicolas Timothy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×