kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Nelson Mandela di mata Menlu Marty Natalegawa


Jumat, 06 Desember 2013 / 10:43 WIB
Nelson Mandela di mata Menlu Marty Natalegawa
Extraordinary Attorney Woo.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indonesia melalui Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengutarakan rasa bela sungkawa atas meninggalnya mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela.

"Kita semua merasakan duka yang sangat mendalam atas wafatnya seorang tokoh dan pejuang yang secara teguh dan prinsipil menentang kebijakan apartheid yang keji," ujar Marty dalam siaran persnya, Jumat (6/12/2013).

Marty mengatakan, Nelson Mandela yang juga tokoh antiapartheid ini menjadi inspirasi di seluruh pelosok dunia, khususnya negara berkembang termasuk Indonesia.

"Inspirasi menentang rasisme, kolonialisme dan berbagai bentuk ketidak adilan lainnya," tutur Marty.

Dikabarkan, Nelson Mandela Mandela tutup usia pada umur 95 tahun, Kamis (5/12/2013), di Johannesburg, Afrika Selatan. Wafatnya Nelson diakibatkan nfeksi paru yang tak kunjung sembuh. (Nicolas Timothy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×