kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Nelson Mandela di mata Menlu Marty Natalegawa


Jumat, 06 Desember 2013 / 10:43 WIB
Nelson Mandela di mata Menlu Marty Natalegawa
Extraordinary Attorney Woo.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indonesia melalui Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengutarakan rasa bela sungkawa atas meninggalnya mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela.

"Kita semua merasakan duka yang sangat mendalam atas wafatnya seorang tokoh dan pejuang yang secara teguh dan prinsipil menentang kebijakan apartheid yang keji," ujar Marty dalam siaran persnya, Jumat (6/12/2013).

Marty mengatakan, Nelson Mandela yang juga tokoh antiapartheid ini menjadi inspirasi di seluruh pelosok dunia, khususnya negara berkembang termasuk Indonesia.

"Inspirasi menentang rasisme, kolonialisme dan berbagai bentuk ketidak adilan lainnya," tutur Marty.

Dikabarkan, Nelson Mandela Mandela tutup usia pada umur 95 tahun, Kamis (5/12/2013), di Johannesburg, Afrika Selatan. Wafatnya Nelson diakibatkan nfeksi paru yang tak kunjung sembuh. (Nicolas Timothy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×