kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Nasib Agus Marto di BI belum jelas


Selasa, 26 Maret 2013 / 17:34 WIB
Aksi Hawkeye di trailer baru, What If rilis poster Guardians of Multiverse di Disney+


Reporter: RR Putri Werdiningsih

JAKARTA. Komisi XI DPR RI tengah menggelar rapat internal untuk membahas keputusan apa yang akan diambilnya terkait nasib Agus Martowardojo yang kini diajukan sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

Meski hampir 3 jam menggelar rapat tertutup tetapi komisi keuangan itu hingga ini belum juga memutuskan metode pengambilan keputusan yang dilakukan. Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Hatta rapat tersebut masih berlangsung alot lantaran ada sejumlah fraksi yang meminta penundaan pengambilan keputusan.

"Masih merundingkan hari ini atau ditunda. Golkar sama PDIP belum mau hari ini," ungkap Hatta saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (26/3).

Menurutnya fraksi-fraksi yang mengajukan penundaan tersebut beralasan masih meminta waktu untuk membuat keputusan. Hatta memastikan yang jelas di dalam rapat tersebut PAN dan Partai Demokrat mengharapkan agar pemilihan Gubernur Bank Indonesia diselesaikan hari ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Anna Muawanah. Meski enggan menyebutkan fraksi yang meminta penundaan, tetapi ia membenarkan kalau ada beberapa fraksi yang meminta hal tersebut.

"Ini masih proses. Belum (keputusan final)," ujar Anna.

Namun meski demikian politikus PKB tersebut mengharapkan agar pengambilan keputusan terhadap Agus dapat dilakukan hari ini dan diambil dengan cara aklamasi. Menurutnya dengan langkah tersebut maka prosesnya akan lebih cepat. Anna menambahkan sejauh pengamatannya hal tersebut juga diinginkan oleh partai anggota koalisi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Tadi saya dengar, partai-partai yang koalisi lebih mengarah ke aklamasi saja," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×