kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.540   10,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Naik, Porsi Kepemilikan Asing di SBN Capai 14,4% dari Total SBN


Sabtu, 24 Agustus 2024 / 07:20 WIB
Naik, Porsi Kepemilikan Asing di SBN Capai 14,4% dari Total SBN
ILUSTRASI. Porsi kepemilikan asing pada surat berharga negara (SBN) terus meningkat.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Investor asing kembali memburu surat berharga negara (SBN). Alhasil, porsi kepemilikan asing pada surat berharga negara (SBN) terus meningkat.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, porsi kepemilikan asing pada SBN awal Juli 2024 tercatat sebesar Rp 810,21 triliun atau setara 13,96% dari total SBN yang telah diterbitkan pemerintah sebesar Rp 5.802,20 triliun.

Porsi kepemilikan SBN oleh asing tersebut tercatat meningkat pada akhir Juli 2024 mencapai Rp 813,07 triliun atau setara 14% dari total SBN yang telah diterbitkan sebesar Rp 5.808,52 triliun.

Kemudian, pada awal Agustus 2024 kepemilikan asing pada SBN tercatat meningkat menjadi Rp 814,02 triliun, atau setara 14% dari total penerbitan SBN pemerintah Rp 5.816,18 triliun.

Porsi kepemilikan asing pada SBN ini terus meningkat, hingga pada 20 Agustus 2024 tercatat sebesar mencapai Rp 837,34 triliun, atau setara 14,4% dari total penerbitan SBN mencapai Rp 5.844,67 triliun.

Baca Juga: Faisal Basri Prediksi Utang Pemerintah Bisa Membengkak Rp 10.000 Triliun Tahun Depan

Sementara itu, kepemilikan Bank Indonesia (BI) (merupakan data gross, dan sudah termasuk instrumen moneter) pada SBN di awal Juli 2024 tercatat sebesar Rp 1.409,19 triliun, atau setara 24,29% dari total penerbitan SBN oleh pemerintah sebesar Rp 5.802,20 triliun.

Kepemilikan BI pada SBN di akhir Juli 2024 terus meningkat menjadi Rp 1.411,06 triliun, atau setara 24,29% dari total penerbitan SBN sebesar Rp 5.808,52 triliun.

Kemudian, pada awal Agustus 2024 kepemilikan BI pada SBN juga naik tipis menjadi Rp 1.411,57 triliun, atau setara 24,27% dari total penerbitan SBN oleh pemerintah Rp 5.816,18 triliun.

Selanjutnya, kepemilikan BI pada SBN juga naik tipis pada 20 Agustus 2024 menjadi Rp 1.411,94 triliun, atau setara 24,16% dari total penerbitan SBN mencapai Rp 5.844,67 triliun.

Adapun kepemilikan BI pada SBN sebenarnya terus meningkat sejak awal tahun 2024. Pada awal Januari 2024 mencapai Rp 1.363,90 triliun, atau meningkat 3,52% bila dibandingkan dengan posisi 20 Agustus 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×