kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Muhaimin: Jokowi terlalu sering tampil di televisi


Rabu, 23 Januari 2013 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Rambut Semakin Hitam, 5 Manfaat Minyak Urang Aring Untuk Rambut


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Dia menilai, Jokowi terlalu banyak tampil di televisi.

Menurutnya, Jokowi terlalu sering mengedepankan opini. "Kita harus sistematis. Tidak hanya mengedepankan opini saja," kata Muhaimin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini, Rabu (23/1).

Muhaimin berharap Jokowi dan Basuki berharap bekerja sesuai janji dan komitmennya mewujudkan Jakarta Baru seperti yang pernah dijanjikan saat kampanye lalu. "Kita tunggu saja janji Jokowi dan Ahok dalam masa kerja seterusnya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×