kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Nasib MRT setelah Jakarta lewat tanggap darurat


Rabu, 23 Januari 2013 / 01:12 WIB
ILUSTRASI. Ampas Kopi Ternyata Bermanfaat untuk Kesuburan Tanaman.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan menyampaikan keputusan serta kalkulasi soal beban utang, harga tiket dan subsidi tiket yang mesti dikeluarkan Pemprov DKI dalam proyek Mass Rapid Transit (MRT) setelah masalah banjir ini tuntas.

"MRT sudah (keputusan dan kalkulasinya) nanti disampaikan setelah masalah banjir ini selesai," ujar Jokowi di Balai kota, Selasa (22/1). Menurut Jokowi semua kalkulasinya sudah ada dan lengkap namun ia belum mau menyampaikannya mengingat Jakarta masih dalam status tanggap darurat banjir hingga 27 Januari mendatang.

Seperti diketahui, rencananya Jokowi akan mengumumkan hasil kalkulasi proyek MRT dengan komposisi beban pembiayaan baru yang ditetapkan pemerintah pusat pada Kamis (17/1) atau sehari setelah ia mengumumkan bahwa Pemprov DKI kebagian 51% dan 49% sisanya ditanggung pemerintah pusat, jumlah 51:49 ini berubah dari komposisi awal 58:42.

Namun, rencana itu urung dilakukan Jokowi karena pada hari yang sama banjir besar melanda ibukota. Sejumlah daerah terendam banjir, tak terkecuali jalan protokol seperti Bundaran HI dan Jalan MH Thamrin yang tergenang air sekitar 1 meter.

Jakarta pun ditetapkan menjadi tanggap darurat terhitung tanggal 17 Januari-27 Januari mendatang. Publik masih menanti bagaimana kelanjutan proyek yang sudah direncanakan sejak 26 tahun lalu ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×