kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Mezanin BEI jatuh karena kegagalan joint PC Strand


Sabtu, 27 Januari 2018 / 20:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil investigasi sementara yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas runtuhnya selasar Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), menunjukkan adanya kegagalan kinerja joint pada PC-Strand.

Direktur Jenderal Bina Konstruksit Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengungkapkan, ada dua deskripsi keruntuhan yang menyebabkan jatuhnya selasar yang memakan korban 77 orang luka-luka tersebut.

"Dugaan penyebab runtuhnya selasar terperiksa adalah kegagalan kinerja joint, sambungannya yang tadi, pada PC-Strand sebagai penggantung karena tidak tercapai gaya tarik atau tenssion minimal pada kabel itu tadi," kata Syarif di Jakarta, Jumat (26/1).

Pertama, sistem struktur selasar menggunakan struktur gantung dengan tiga buah PC-Strand independen yang masing-masing dilengkapi End-Socket.

Sambungan batang baja dengan balok atau pada struktur utama dipasang menggunakan empat buah baut atau dynabolt.

"Pada saat runtuh, struktur menjadi kantilever secara mendadak, yang tidak bisa ditahan karena terlepasnya PC-Strand di bagian atas," jelasnya.

Selanjutnya, ia menambahkan, detail penggantung di lantai atas menggunakan sistem angkur yang ditanam pada balok lantai dua.

Kemudian, sambungan PC-Strand dengan balok lantai atas menggunakan sistem angkur dengan penguncian wedge atau beji.

Syarif menyatakan, hasil investigasi yang dilakukan Kementerian PUPR masih bersifat sementara.

Untuk itu, perlu dilakukan pengujian untuk pembuktian secarra ilmiah terkait perilaku sistem pengunci PC-Strand.

"Tentu saja, poinnya pada hari ini ingin diketahui kesimpulan sementara. Kenapa sementara? Karena kita perlu lagi penyelidikan berikutnya," ujarnya.

Selain itu, Kementerian PUPR akan menyempurnakan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang mengatur penggunaan PC-Strand dengan penguncinya pada sistem konstruksi. (Dani Prabowo)

Berita ini sudah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Mezanin BEI Ambruk karena Kegagalan "Joint PC-Strand"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×