kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Meski masih didominasi bahan baku, impor barang konsumsi naik tinggi


Rabu, 15 April 2020 / 14:37 WIB
ILUSTRASI. Arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok dalam dua bulan terakhir turun sebesar 5,13 persen. Selama Januari-Februari 2020, jumlah peti kemas yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 992 ribu TEUs. BPS mencatat nilai impor Indonesia selama bulan Ma


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Tendi Mahadi

Jika dilihat secara akumulatif selama periode Januari-Maret 2020, total impor Indonesia menurut golongan mengalami penurunan sebesar 3,69% menjadi US$ 39,16 miliar dari sebelumnya pada periode Januari-Maret 2019 sebesar US$ 40,66 miliar.

Untuk impor bahan baku atau bahan penolong secara akumulatif tercatat sebesar US$ 29,68 miliar atau turun 2,82% apabila dibandingkan dengan periode Januari-Maret 2019 sebesar US$ 30,54 miliar.

Baca Juga: BPS: Batas waktu sensus penduduk online diperpanjang hingga 31 Mei 2020

Kemudian, impor barang konsumsi terlihat mengalami kenaikan sebesar 7,11% menjadi US$ 3,61 miliar dari periode sebelumnya sebesar US$ 3,37 miliar.

Terakhir, impor barang modal secara akumulatif mengalami penurunan tajam sebesar 13,07% menjadi US$ 5,86 miliar dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu sebesar US$ 6,74 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×