kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Menteri Investasi: Prospek Investasi di 2023 Bagus, Asal Stabilitas Ekonomi Terjaga


Senin, 14 November 2022 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Prospek investasi tahun depan cerah selama stabilitas ekonomi di Indonesia terjaga. ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Fikri Yusuf/nym.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NUSA DUA. Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan prospek investasi tahun depan cerah selama stabilitas ekonomi di Indonesia terjaga. 

Sebaliknya, jika tahun depan kondisi ekonomi dalam negeri tidak stabil maka akan berpengaruh pada iklim investasi dalam negeri. 

"Karena base line kondisi ekonomi global gelap, resesi global mengancam," jelas Bahlil dalam Media Gathering, Senin (14/11).

Baca Juga: Pemerintah Getol Menjaring Investor IKN dengan Kerangka ESG

Bahlil menjelaskan masih ada harapan untuk investasi di Indonesia karena persepsi global terhadap Indonesia sedang bagus-bagusnya.

Pada kuartal III-2022 investasi asing Indonesia meningkat menjadi 63,6%. Dan hal ini didukung oleh sektor industri. 

"Artinya kita sudah dalam posisi on the track untuk menciptakan nilai tambah dan kepercayaan global ke Indonesia agar semakin hari semakin bagus," tambah dia. 

Untuk itu, menurut Bahlil hal ini perlu dijaga agar inveasti tahun depan tetap tumbuh dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. 

"Karena problem sekarang salah satunya pencipataan lapangan kerja, dan investasi adalah instrumen ciptakan lapangan kerja," jelas Bahlil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×