kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Menteri ESDM bantah bertemu bos Freeport


Selasa, 27 Oktober 2015 / 08:43 WIB


Sumber: Antara | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said membantah kabar yang menyebutkan dirinya telah menemui petinggi Freeport di Amerika Serikat (AS) sebelum ketibaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di negara itu.

Sudirman Said mengatakan hal itu setelah jumpa pers di Blair House Washington DC Senin (26/10) pagi waktu setempat.

"Indonesia punya hubungan luas dengan Amerika, masa mendahului untuk urusan Moffet (CEO Freeport). Moffet bisa dipanggil setiap saat ke Indonesia, untuk apa saya ke sini khusus ketemu Moffet," kata Sudirman.

Dua petinggi perusahaan asal AS yakni Chevron dan General Electric baru saja menemui Presiden Jokowi di Blair House tempat Presiden menginap sebagai tamu kenegaraan.

Keduanya menyampaikan keinginan dan komitmen untuk melanjutkan investasi di Indonesia.

"Lihat sendiri kan tidak ada yang dari Freeport hadir di sini," katanya.

Ia meminta agar kabar yang tidak benar itu tidak dibesar-besarkan.

"Jangan dibesar-besarkan, Freeport itu sama dengan perusahaan lain di Indonesia dengan Chevron atau yang lain," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×