kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   0,00   0,00%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Mensos targetkan tingkat kemiskinan turun lagi menjadi 9% di akhir 2018


Selasa, 17 Juli 2018 / 20:43 WIB
ILUSTRASI. Menteri Sosial Idrus Marham


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru menunjukkan tingkat kemiskinan di Indonesia menurun menjadi 9,82% per Maret 2018. Tingkat kemiskinan ini menurun sebesar 10,12% pada Maret 2017.

Idrus Marham, Menteri Sosial menyatakan, penurunan tingkat kemiskinan tersebut menjadi indikator bahwa program-program pemerintah berjalan dengan baik. "Itu dari 10,12% sekarang 9,82% turun, itu kan berarti indikasi program-program pemerintah berjalan dengan baik," ujarnya di Jakarta, Selasa (17/7).

Dirinya berharap program-program kementerian dan lembaga harus terus diinsentifkan. Misalnya program Kementerian Pertanian untuk membangun peternakan ayam di daerah miskin, lalu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lainnya.

Bila program-program tersebut berjalan dengan baik, serta sinergitas pemerintah dengan elemen-elemen masyarakat berjalan dengan baik maka tingkat kemiskinan bisa terus ditekan. Hal ini juga akan menggerakan ekonomi rakyat sehingga bisa mandiri. "Bahkan kalau ini jalan terus, pada akhir 2018 nanti, itu kita akan turun lagi, Insya Allah tinggal 9% tidak lagi 9,82%. Itu bukan suatu hal mustahil," kata Idrus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×