kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Mensos: Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Juga Dapat Bansos dari Pemerintah


Senin, 12 Januari 2026 / 15:28 WIB
Mensos: Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Juga Dapat Bansos dari Pemerintah
ILUSTRASI. Menteri Sosial Gus Ipul (Tribunnews/Jeprima) Mensos Saifullah Yusuf mengatakan bahwa orang tua dari siswa sekolah rakyat juga akan mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. ?


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa orang tua dari siswa sekolah rakyat juga akan mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. 

Kementerian Sosial telah melakukan pemetaan kepada kondisi sosial dan ekonomi keluarga siswa sekolah rakyat. Dan hasilnya, akan menjadi data pemerintah untuk penyaluran bantuan sosial. 

"Maka diberikan bantuan sosial lengkap, mendapatkan jaminan kesehatan nasional bagi yang rumahnya tidak layak huni akan diperbaiki sebagaimana prioritas bapak presiden," kata Mensos dalam peresmian 166 titik Sekolah Rakyat dipantau secara daring, Senin (12/1/2026).  

Baca Juga: Prabowo Sebut Pertumbuhan Ekonomi Harus Disertai dengan Pemerataan Kesejahteraan

Selain itu, para orang tua ini juga akan diberikan pemberdayaan dan difasilitasi menjadi anggota koperasi merah putih guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. 

"Dengan demikian bapak presiden, tidak hanya anaknya nanti yang tumbuh dan lulus, tapi sesuai arahan bapak presiden, keluarganya pun ikut berdaya dan naik kelas," jelas Mensos. 

Gus Ipul juga menegaskan bahwa sekolah rakyat dirancang secara berkelanjutan sampai bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. 

Selain itu, siswa Sekolah Rakyat juga di dukung agar dengan kurikulum pembelajaran agar bisa menjadi pekerja terampil dan wirausaha yang mandiri. 

Khusus bagi anak yang memenuhi kompetensi akademik, lulusan sekolah rakyat menengah pertama akan dibimbing untuk mengikuti masuk seleksi ke SMA Garuda. 

Menurut Gus Ipul, pihaknya telah melakukan wawancara kepada 6.000 lebih siswa sekolah rakyat tingkat SMA. Hasilnya, 75,3% siswa menginginkan melanjutkan perguruan tinggi, 24,7% siswa memilih untuk menjadi pekerja yang terampil baik dari dalam dan luar negeri maupun berwirausaha. 

Mendindaklanjuti hal ini, Kemensos juga telah bekerja sama dengan berbagai Kementerian terkait termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Kementerian P2MI hingga perusahaan BUMN dan swasta. 

"Dengan demikian bapak presiden, sekolah rakyat berfungsi sebagai jembatan masa depan dan merubah nasib dari keluarga-keluarga kurang mampu," ujar Mensos. 

Baca Juga: Ekonom Perkirakan Kebutuhan Belanja Pemerintah Kuartal I-2026 Capai Rp 700 Triliun

Selanjutnya: Prabowo Sebut Pertumbuhan Ekonomi Harus Disertai dengan Pemerataan Kesejahteraan

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur sampai 15 Januari 2026, Aneka Sarden Mulai Rp 8.900

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×