kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Mensos minta Mentan perjelas aturan beras subsidi


Senin, 24 Juli 2017 / 15:27 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Kisruh dugaan pemalsuan kualitas beras saat tim Satgas Pangan melakukan penggerebekan gudang beras PT Indo Beras Unggul di kawasan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/7) malam terus berlanjut. Kasus ini diharapkan pemerintah bisa mengatasi kecurangan yang ada.

Beras jenis IR 64 yang diduga dikemas menjadi beras premium memicu Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa angkat suara. Pasalnya meski dipastikan beras tersebut bukan beras rakyat sejahtera alias rastra yang ada di Bulog. Namun menurutnya jenis beras IR 64 merupakan beras medium untuk spesifikasi rastra.

"Bahwa IR64 kualitasnya medium sama dengan rastra benar. Tapi bisa dibilang rastra jika sudah masuk di Bulog menjadi cadangan beras pemerintah,"kata Khofifah di Komplek DPR RI, Senin (24/7).

Khofifah menyatakan jika PT. Indo Beras Unggul membeli beras IR 64 di petani secara langsung, hal itu memang tidak melanggar hukum. Sebab, ia mengakui belum ada regulasi yang mengatur keharusan beras hasil benih dan pupuk subsidi dijual ke Bulog.

Petani saat ini punya hak menjual ke koorporasi lain. Untuk itu pihaknya tengah berbicara dengan Menteri Pertanian untuk segera menggodok regulasi terkait presentasi penjualan beras hasil pupuk dan benih subsidi ke Bulog.

Hal ini menurut Khofifah bisa memperkecil celah koorporasi yang mencari untung dari beras hasil benih dan pupuk subsidi.

"Dari temuan ini kita ambil hikmah untuk disiapkan regulasinya. Artinya kalau ada padi yang disuubsidi pupuk dan benihnya harus ini masuk pada cadangan beras pemerintah berapa persen," tegasnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×