kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Menkopolhukam: Kebakaran Setneg bukan sabotase


Kamis, 21 Maret 2013 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Prediksi Real Madrid vs Osasuna di La Liga Spanyol: Los Blancos waspadai Los Rojillos


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto membantah peristiwa kebakaran di Gedung Utama Sekretariat Negara, Kamis (21/3/2013) berkaitan dengan aksi sabotase.

"Kita konsentrasi pemadaman dulu. Jangan sejauh itu. Jangan negatif dulu," kata Djoko kepada para wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Ketika kebakaran terjadi, Presiden dan para menteri tengah melakukan rapat. Djoko mengatakan, rapat menteri berakhir karena telah selesai, dan tak berkaitan dengan kebakaran.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Awalnya, api terlihat dari atap gedung yang menjadi kantor Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi. Selang beberapa menit, api turun ke lantai tiga. Api tampak membakar ruang-ruang yang terdapat di lantai 3, termasuk ruang rapat yang kerap digunakan untuk sidang kabinet paripurna yang diperluas.

Gedung Utama Sekretariat Negara ini bersebelahan dengan Wisma Negara, Jakarta. Wisma Negara, di antaranya, dipakai sebagai tempat tinggal sebagian anggota Pasukan Pengamanan Presiden. Jarak Gedung Utama Setneg-Wisma Negara sekitar 5 meter saja. Sementara itu, jarak antara Gedung Utama Setneg dengan Istana Negara sekitar 50 meter. (Sandro Gatra/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×