kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.247   6,00   0,03%
  • IDX 7.182   52,18   0,73%
  • KOMPAS100 973   5,98   0,62%
  • LQ45 694   2,90   0,42%
  • ISSI 260   1,26   0,49%
  • IDX30 382   0,14   0,04%
  • IDXHIDIV20 468   -3,46   -0,73%
  • IDX80 109   0,61   0,56%
  • IDXV30 137   -0,65   -0,47%
  • IDXQ30 122   -0,52   -0,43%

Menkominfo mengakui jaringan telekomunikasi belum pulih 100%


Senin, 05 Agustus 2019 / 12:54 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jaringan telekomunikasi di kawasan Jabodetabek belum pulih 100%. Hal itu disebabkan pemadaman listrik Minggu (4/8) kemarin. Meski sudah dilakukan pemulihan, beberapa daerah masih belum teraliri listrik.

"Sekarang ada beberapa titik saja (yang belum), karena kan belum 100% juga pasokannya," ujar Menteri Komunikask dan Informatika Rudiantara di Kantor Pusat PLN, Senin (5/8).

Baca Juga: Listrik padam, 9 kebakaran landa Jakarta pada Minggu malam hingga Senin dini hari

Base Transceiver Station (BTS) yang digunakan untuk menjembatani jaringan telekomunikasi tidak teraliri listrik. Meskipun ada UPS yang menyukong energi BTS, namun hanya bertahan 3 hingga 4 jam.

Beberapa tempat masih dapat memancarkan sinyal telekominkasi. Hal itu dibantu dengan generator untuk mengaliri listrik ke BTS.

Kondisi tersebut menyebabkan operator telepon seluler kehilangan penggunanya. Terutama di kawasan Jabodetabek yang terdampak pemadaman tersebut. "Peak kurang lebih 25% hanya Jabodetabek habis peak setelah itu recover," terang Rudiantara.

Baca Juga: Pasca listrik padam, operasional Bandara Soekarno-Hatta normal

Puncak pemadaman listrik tersebut berlangsunh selama 3 jam. Rudiantara bilang puncak kehilangan jaringan telekomunikasi tersebut berlangsung antara pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×