kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.099   19,00   0,11%
  • IDX 5.441   52,72   0,98%
  • KOMPAS100 705   8,05   1,16%
  • LQ45 549   4,21   0,77%
  • ISSI 186   3,01   1,64%
  • IDX30 306   1,07   0,35%
  • IDXHIDIV20 403   3,26   0,81%
  • IDX80 81   0,78   0,97%
  • IDXV30 112   1,76   1,59%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Menkomdigi Bakal Atur Batas Usia Anak Akses Media Sosial, Ada Sanksinya bagi PSE


Jumat, 07 Februari 2025 / 17:38 WIB
Menkomdigi Bakal Atur Batas Usia Anak Akses Media Sosial, Ada Sanksinya bagi PSE
ILUSTRASI. Indonesia menegaskan dukungannya terhadap masa depan digital ASEAN melalui Deklarasi Digital Bangkok yang diadopsi dalam Pertemuan Menteri Digital ASEAN (ADGMIN) ke-5 di Bangkok, Thailand.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid bakal membuat aturan pembatasan usia anak untuk mengakses media sosial. 

Ia menyebut aturan ini dibuat dalam rangka melindungi anak dari serangan cyber yang kian masif di dunia maya. 

"Banyak negara yang sudah memiiki aturan itu, dan Indonesia berencana dalam waktu dekat untuk memilikinya," kata Meutya dijumpai di Menara Kompas, Jumat (7/2). 

Baca Juga: Komdigi Siapkan Regulasi Perlindungan Anak di Dunia Digital

Selain pembatasan usia di media sosial, Komdigi juga akan mewajibkan platform atau penyelenggaran sistem elektronik (PSE) menyiapkan teknologi untuk mendeteksi usia pengguna media sosial. 

Selain itu, PSE juga diwajibkan untuk memberikan edukasi dan literasi khusus kepada penggunaan sosial media dengan bijak. 

Sejalan dengan itu, Meutya juga akan menyiapkan sanksi kepada PSE jika tidak patuh pada aturan yang tengah disusun ini. 

"Persis sanksinya memang belum dirumuskan, tapi kurang lebihnya seperti sanksi administratif, denda dan yang paling keras sanksi penutupan izin," jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×