kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Menko Luhut meluncurkan green investment untuk Papua dan Papua Barat


Kamis, 27 Februari 2020 / 12:38 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SORONG. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meluncurkan investasi hijau (green investment) atau investasi ramah lingkungan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Investasi hijau ini, merupakan konsep investasi ramah lingkungan yang tengah dioptimalkan oleh pemerintah Indonesia. Selain karena ramah lingkungan, Luhut menilai konsep ini sesuai diterapkan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang memiliki sumber daya alam melimpah.

"Didasarkan pada kekayaan alam yang melimpah di Provinsi Papua dan Papua Barat, maka investasi hijau dalam memanfaatkan sumber daya alam dengan tetap mempertahankan keberlanjutan ekosistem, akan menjadi skema yang tepat untuk mempromosikan pembangunan di wilayah ini," kata Luhut pada acara High Level Meeting on Green Investment Blueprint for Papua and West Papua, di Sorong, Kamis (27/02).

Baca Juga: Pemerintah petakan investasi hijau di Papua, bagaimana dengan pengembangan sawit?

Konsep investasi hijau dalam tahap awal ini, akan menyasar pada ekowisata, serta hasil pertanian dan perikanan dari Papua dan Papua Barat yang memiliki potensi untuk diekspor.

"Kami memiliki komoditas yang siap ditingkatkan dan dikembangkan seperti kakao, kopi arabika, dan pala. Kami juga memiliki rumput laut dan kopi robusta yang tumbuh baik di Papua, serta budaya, lingkungan, laut di Papua yang menawarkan banyak peluang untuk ekowisata," tambahnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×