kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Menko Luhut meluncurkan green investment untuk Papua dan Papua Barat


Kamis, 27 Februari 2020 / 12:38 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Yudho Winarto

Luhut berharap, konsep investasi ramah lingkungan yang akan diterapkan di Papua dan Papua Barat ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi di tanah Papua. Jadi, dengan adanya investasi, masyarakat akan memulai kegiatan ekonomi dan berimbas pada pertumbuhan perekonomian alam, serta masyarakat dapat mendapatkan manfaat sosial dari investasi ini.

Luhut juga menyatakan, pihaknya akan berkomitmen untuk melindungi, melestarikan, dan mengelola ekosistem di Provinsi Papua dan Papua Barat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Dukung investasi hijau, Otoritas Keuangan Singapura gelontorkan US$ 2 miliar

Komitmen ini kemudian akan ditunjukkan melalui pengembangan prakarsa pembangunan rendah karbon, moratorium konsesi perkebunan kelapa sawit, serta moratorium konsesi hutan alam primer dan lahan gambut.

"Hutan serta ekosistem di Papua dan Papua Barat perlu dijaga agar tetap utuh. Pemerintah akan memberikan kerangka kebijakan sementara pelaku bisnis perlu menyediakan investasi dan dukungan. Kolaborasi ini hanya dapat dilakukan secara efektif jika pemerintah daerah, masyarakat, kelompok adat, bisnis lokal, kelompok agama dan organisasi masyarakat sipil dapat bekerja sama dan saling mendukung," kata Luhut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×