kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.092   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.068   28,84   0,48%
  • KOMPAS100 796   7,10   0,90%
  • LQ45 604   5,01   0,84%
  • ISSI 210   0,40   0,19%
  • IDX30 342   2,78   0,82%
  • IDXHIDIV20 425   3,43   0,81%
  • IDX80 91   0,71   0,79%
  • IDXV30 116   0,56   0,48%
  • IDXQ30 110   0,80   0,74%

Menko Darmin optimis penyaluran KUR ke sektor produksi capai 50%


Kamis, 06 Desember 2018 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - WONOGIRI. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimis penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk usaha di sektor produksi akan mencapai 50%.

"Sekarang per Oktober masih 43%, akhir tahun target 50%," ujar Darmin saat memberikan sambutan di acara Penyaluran KUR Peternakan Rakyat, Kamis (6/12). Darmin yakin target tersebut akan tercapai di akhir tahun. Pasalnya saat ini petani mulai masuk musim panen sehingga membutuhkan pendanaan.

KUR untuk sektor produksi ditingkatkan karena selama ini KUR mayoritas digunakan untuk sektor perdagangan. Ke depannya KUR untuk sektor produksi akan terus didorong menjadi mayoritas. "Tahun depan 60%, tahun berikutnya kita mau 70% produksi," terang Darmin.

Sektor produksi yang digenjot antara lain adalah pertanian, peternakan, dan perikanan. Oleh karena itu, guna meningkatkan penyaluran KUR, dibutuhkan model khusus bagi sektor tersebut. Darmin bilang, pembayaran cicilan KUR tiap bulan tidak sesuai dengan model bisnis sektor pertanian. Oleh karena itu pembayaran cicilan KUR tersebut harus menyesuaikan waktu panen.

Saat ini penyaluran KUR sudah mencapai angka Rp 113 triliun. Angka tersebut disalurkan bagi 13,3 juta dengan rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) di level 1,24%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×