kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   0,00   0,00%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Menkeu: Walau deflasi kita harus tetap waspada


Jumat, 01 April 2011 / 20:49 WIB
Menkeu: Walau deflasi kita harus tetap waspada
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat Papan iklan produk Reksadana Pendapatan Tetap Danamas Stabil yang merupakan Reksadana Pendapatan Tetap umur 3 Tahun di kantor Sinarmas Asset Management di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis. Foto Masuk : Senin 130211, Jam : 17.5


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku walaupun telah terjadi deflasi sebesar 0,32% bulan ini tetapi laju inflasi tahunan tetap naik yaitu sebesar 6,5%. Hal ini belum memenuhi target pemerintah yang mematok inflasi tahunannya 5,3%.

“Kita harus tetap waspada karena kita ingin fokus ke inflasi 5,3% dan itu mungkin perlu upaya yang sangat khusus dari pemerintah untuk dapat mencapai itu,” terangnya, Jumat, (1/4). Menurut menkeu bulan ini terjadi deflasi karena itu sudah menjadi siklus tahunan.

“Jadi kalau memang ada deflasi di bulan ini sudah kita anggap cukup konsisten dengan kondisi ekonomi indonesia karena tahun lalu bulan ini juga deflasi,” ujarnya. Menurut Agus deflasi bulan ini menunjukkan inflasi Januari dan Februari disebabkan gejolak harga pangan dan sekarang harga pangan itu sudah mulai rendah dan mengakibatkan deflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×