kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Menkeu setuju BI Rate tetap di 6,5%


Rabu, 05 Januari 2011 / 21:58 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk tidak mengubah tingkat suku bunga acuan (BI rate) dan membuatnya tetap bertengger di 6,5% didukung penuh oleh pemerintah.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menilai kebijakan BI itu tidak akan berpengaruh terhadap upaya pemerintah mengendalikan inflasi."Enggak apa-apa, kami sependapat dengan putusan Bank Indonesia untuk mempertahankan 6,5% bunganya," kata Agus usai rapat terbatas di kantor Presiden Rabu (5/1/2011).

Menurut Agus, pemicu inflasi saat ini lantaran gejolak harga bahan pangan (volatile foods). Oleh sebab itu, kata Agus, perlu memberikan perhatian kepada tiga komoditi bahan pokok. Yang dimaksud adalah beras, cabai, dan minyak goreng. "Itu yang kita mesti bisa jaga supaya ketersediaannya ada," ujar mantan Direktur utama Bank Mandiri itu.

Jajaran menteri perekonomian akan segera menggelar pertemuan khusus untuk membahas lonjakan harga pangan itu. "Saya diundang Pak Hatta," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×