kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -71,78   -1,13%
  • KOMPAS100 825   -11,14   -1,33%
  • LQ45 626   -7,41   -1,17%
  • ISSI 218   -1,88   -0,85%
  • IDX30 350   -4,01   -1,13%
  • IDXHIDIV20 426   -3,23   -0,75%
  • IDX80 94   -1,25   -1,31%
  • IDXV30 118   -0,66   -0,56%
  • IDXQ30 111   -0,99   -0,88%

Menkeu setuju BI Rate tetap di 6,5%


Rabu, 05 Januari 2011 / 21:58 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk tidak mengubah tingkat suku bunga acuan (BI rate) dan membuatnya tetap bertengger di 6,5% didukung penuh oleh pemerintah.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menilai kebijakan BI itu tidak akan berpengaruh terhadap upaya pemerintah mengendalikan inflasi."Enggak apa-apa, kami sependapat dengan putusan Bank Indonesia untuk mempertahankan 6,5% bunganya," kata Agus usai rapat terbatas di kantor Presiden Rabu (5/1/2011).

Menurut Agus, pemicu inflasi saat ini lantaran gejolak harga bahan pangan (volatile foods). Oleh sebab itu, kata Agus, perlu memberikan perhatian kepada tiga komoditi bahan pokok. Yang dimaksud adalah beras, cabai, dan minyak goreng. "Itu yang kita mesti bisa jaga supaya ketersediaannya ada," ujar mantan Direktur utama Bank Mandiri itu.

Jajaran menteri perekonomian akan segera menggelar pertemuan khusus untuk membahas lonjakan harga pangan itu. "Saya diundang Pak Hatta," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×