kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.158   -8,00   -0,04%
  • IDX 5.062   -35,78   -0,70%
  • KOMPAS100 652   -3,90   -0,59%
  • LQ45 516   0,55   0,11%
  • ISSI 170   -1,80   -1,05%
  • IDX30 290   0,95   0,33%
  • IDXHIDIV20 392   3,43   0,88%
  • IDX80 75   -0,31   -0,41%
  • IDXV30 109   1,71   1,59%
  • IDXQ30 98   0,23   0,23%

Menkeu Purbaya: Indonesia Akan Bangun KEK Sektor Finansial Ala Dubai


Minggu, 26 April 2026 / 15:09 WIB
Menkeu Purbaya: Indonesia Akan Bangun KEK Sektor Finansial Ala Dubai
ILUSTRASI. Pemerintah tengah menyiapkan pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) yang berfokus pada sektor keuangan.(KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah tengah menyiapkan pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) yang berfokus pada sektor keuangan sebagai strategi menarik investasi dan memperkuat industri finansial nasional. 

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa konsep yang sedang dirancang bukanlah skema family office seperti yang berkembang di sejumlah negara, melainkan model kawasan khusus dengan pendekatan berbeda.

"Jadi yang mereka bilang itu family office. Sebetulnya bukan family office, nanti kawasan ekonomi khusus untuk financial sector," Ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga: Dorongan Pajak Kekayaan Menguat di Tengah Tekanan Defisit APBN 2026

Menurutnya, pemerintah akan mengadopsi pendekatan yang lebih menyerupai model yang diterapkan di Dubai, yang dikenal berhasil menarik pelaku industri keuangan global melalui ekosistem khusus dan insentif yang kompetitif.

"Yang masuk untuk saya adalah yang model Dubai. Kita akan kerja dalam waktu dekat. Presiden sudah memberikan perintah dan petunjuk," katanya.

Purbaya juga mengungkapkan bahwa pengembangan KEK sektor keuangan ini akan dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 

Baca Juga: Bantah Harga Beras Tinggi, Mentan: Beras Tak Jadi Penyumbang Inflasi Utama

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto akan memimpin tim lintas kementerian untuk mempercepat realisasi kebijakan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×