Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto dipastikan batal berangkat ke Rusia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN. Keputusan tersebut diambil karena Presiden memilih memprioritaskan penyelesaian berbagai agenda dan permasalahan di dalam negeri.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, saat memberikan keterangan kepada awak media di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Menurut Prasetyo, Presiden memiliki pertimbangan khusus sehingga memutuskan untuk tidak menghadiri forum tersebut dan tetap berfokus pada agenda nasional.
"Beliau punya pertimbangan sendiir, karena memang masih fokus untuk selesaikan di dalam negeri," kata Pras.
Baca Juga: Jelang Penerapan Pajak Marketplace di Juli 2026, idEA Minta Kejelasan Teknis
Prasetyo menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir Presiden Prabowo juga telah melakukan berbagai pertemuan dengan para pemimpin negara anggota ASEAN, termasuk saat menghadiri KTT ASEAN di Filipina.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Presiden membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat, salah satunya Rusia.
Menurut Mensesneg, komunikasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Rusia juga telah berlangsung melalui pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
"Beberapa waktu lalu juga Presiden sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal," urai Mensesneg.
Prasetyo menambahkan, sejumlah komitmen kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tersebut kini telah memasuki tahap implementasi teknis oleh masing-masing pihak.
"Dan dari beberapa hal yang komitmen kerjasama juga sudah ada beberapa yang ditindaklanjuti secara teknis," lanjut Pras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













